Me? Well, I'm fine. A lil bit awkward, but totally fine :D hehe
Hey, do you like to listen to musics? I do like it :) Hmm, I like it so much actually :p
Barusan iseng bongkar-bongkar kotak CD yang lama, lagi mood dengerin lagu-lagu jadul, lagu taun 60-an, 70-an, atau 80-an :p And I found it, the old CD from my Ex, the one without any name written on it. Lupa-lupa inget sama isi CD itu, langsung aja gue puter di lepi, pasang headset, and online.
Ternyata isi Playlistnya lagu-lagu jadul, kompilasi beberapa penyanyi dan hit single dari mereka :) hehe.
Satu lagu yang bener-bener gue inget banget, the one he used to sang when he called me, the one he used to sang when I got mad with him is How am I Supposed to Live Without You by Michael Bolton :) hmm.. Jadi inget jaman masi jadian ama dia :p wakakaka
Dan sambil semua lagu-lagu jadul itu mengalun di headset, gue teringat momen-momen yang pernah gue lewatin ama dia...
He's a very uncontrollable boy, labile. Such a kid trapped in an adult body :p Cuek dan simple, itulah dia. Dulunya tinggal di Bandung, tapi setelah orang tuanya cerai dia tinggal disini sama tantenya. Katanya karena situasi rumahnya gak memungkinkan buat dia tetep tinggal disana. Singkatnya, gue jadian ama dia. Cowok cuek dengan penampilan kurus tinggi. Gue sih suka-suka aja deket-deket dia, yang gak gue suka adalah dia perokok berat! Sangat malah! Apalagi kalo lagi ada masalah, misalnya bokapnya dateng kesini, mereka pasti berantem. Hasilnya pasti mukanya lebam-lebam gak jelas. Klo dia dateng ke rumah dengan muka kayak gitu, gue cuma bisa ngakak. Gak tega sih, tapi mukanya beneran jadi lucu :p Lagipula, dia gak pernah ngijinin orang untuk ngurusin luka-luka gara-gara bokapnya. Dia juga gak mau ngelawan sih. Katanya, gak apa-apa dia yang sakit, yang penting di Bandung nanti nyokapnya gak akan di pukulin bokapnya lagi. Dan mobil akan bener-bener bau rokok. Mati sesek napas gue klo udah deket-deket dia!
Klo jadian ama cowok cuek, bawaannya pasti makan hati. Jadi gue sama dia yaa putus nyambung. Sekarang putus, besok balikan. Gitu terus, sampe setelah beberapa kali putus nyambung, akhirnya hubungannya jadi gak jelas. Masih sayang-sayang, tapi bebas tebar pesona kemana aja :p hihi. Sampai akhirnya, dia balik lagi ke Bandung. Sebelum ke Bandung, dia sempet ngajak jalan trus di mobil dia puter CD lagu ini. Gue ngakak. Gue bilang 'Apa-apaan lah ini, jadul semua. Gak lo banget deh, mana mellow semua. Wakakaka'
'Lagi mellow emang gue nya, gak percaya?' katanya.
'Mellow kenapa? Eh, ini apa judulnya? Yang sering lo nyanyiin kan ya? ' tanya gue pas lagu yang di puter menurut gue keren. Dia senyum,
'Iya, How am I Supposed to Live Without You-nya Michael Bolton tuh. Kuping lo bagus jg ternyata. Hahaha' jawab dia sambil ngulang lagu itu dan gedein volume tape-nya. Dan akhirnya selama lagu itu di puter, gue sama dia diem-dieman. Udah muter-muter gak jelas, makan malem, dan becandaan, di jalan mau pulang dia baru bilang klo besok dia mau balik lagi ke Bandung. Gue kaget.
'Ada apaan? Kok tiba-tiba?'
'Nyokap minta gue tinggal ama dia aja, keadaan udah tenang, bokap gak pernah lagi dateng-dateng untuk mukul nyokap, trus nyokap juga mau nikah lagi.. Gue harus ada disana dampingin dia..'
Gue diem, gak tau mau ngomong apaan. Lagu di tape sekarang jadi The One You Love nya Glenn Frey. Gue pura-pura dengerin lagu itu, berusaha ngusir perasaan sedih atau kehilangan, which is i felt deep in my heart. Dan kita diem-dieman lagi.
'I love you, back then, now and then' tiba-tiba dia ngomong gitu.
Hening sesaat, gue jawab 'Well, me too.'
Dia senyum. Senyumnya aneh, entah kenapa, tapi aneh aja gitu. Cuma gue gak ngebahas, berat mau ngomong saat lo sadar betapa lo sebenernya sayang banget sama orang di samping lo itu.
Pas sampe depan rumah, dia nyanyi lagu How am I Supposed to Live Without You ke gue.
Cukup bait pertama sama reff-nya aja, dan gue udah diem, gak bisa komentar apa-apa lagi. Pas terakhir sebelum turun, dia masih sempet nanyain lagi ke gue, 'How am I supposed to live without you? It's hard for me to say I'm sorry for what I've been done. Sorry for being so reckless and can't be serious with you.. I regret for what I've done to you.' dan dia kasih CD itu ke gue.
and stupidly, all I could say it's just 'That's fine :D wahahaha'
Besoknya, dia gak kasih kabar apa-apa lagi, bahkan telepon untuk bilang dia pamit berangkat ke Bandung udah gak ada lagi. I've been broken hearted, confused with my feeling. Rasanya sakit banget di tinggal gitu aja sama orang yang kita sayang. But time treat the wound well. Beberapa tahun setelah itu, gue udah mulai lupa soal dia dan perasaan gue pun sudah normal-normal lagi.
Now, listening to the songs he gave me, make some kind uneasy feeling deep down inside. Ada yang aneh, perasaan antara kangen, sedih, dan marah karena dia sama sekali gak ada kabar. Sekarang jadi kepikiran klo tiba-tiba kita ketemu lagi. Mungkin gue akan minta dia maen gitar dan nyanyi lagu How am I supposed to live without you lagi :) just the two of us, with guitar and cigarettes *buat dia, bukan gue*. Sedikit nyanyiin lagu itu yaa ..
'I can hardly believe it, when I heard the news today.I had to come and get it straight to you. They said you were leaving, someone swept your heart away.'
'From the look upon your face, I see it's true. So, tell me all about it, tell me 'bout the plans that you're making. Then tell me one more thing before you go..'
'How am I supposed to live without you? Now that I've been love you for so long. How am I supposed to live without you? How am I supposed to carry on. when all that I've been livin' for is gone ..'
Isn't it sweet enough ? :) for you there, who have sang this song for me, may life treat you well. No hard feeling, and I wish for your happiness and joy. Mungkin kita gak akan ketemu lagi, tapi kenangan tentang lo selalu gue inget kok :) hehe.
Then readers, have any songs that related you with your beloved ones ? :p
No comments:
Post a Comment