These days been so rough for me. Got sick, and busy with things I've done before go to Jogja. Sumpaaaaah, mau ke Jogja aja berasa mau ke Jerman! Gimana klo kemaren jadi kuliah kesana yaa? Bisa lebih ribet lagi dari ini kayaknya deh -_____- Mulai dari beres-beres baju, celana, sepatu, sampai ngurusin gigi dan lain-lain. Anyhow, kali ini gak akan ngebahas soal berangkat-berangkat ke Jogja kok guys. Mau ngebahas yang lain aja :p hehe
Recently, I've been listening to Maliq & d'Essentials songs. From their first album, and the last but not least one. Well, karena sakit gue jadi betah ada di tempat tidur lama-lama dan gak kemana-mana, jadinya cuma dengerin lagu sambil tidur-tiduran ----> orang males. Setiap dengerin lagu-lagunya Maliq & d'Essentials tuh bikin mood gue bagus lagi. It's really boosting up my mood :D Lagunya easy listening semua, dan bikin imajinasi gue melayang-layang kemana-mana. Gue tipe pendengar yang merefleksikan lagu-lagu yang lagi di dengerin jadi potongan-potongan kejadian sesuai dengan bayangan gue terhadap lagu itu. Biasanya sih cuma di bayangin aja, tapi belakangan ini gue coba buat tulis kejadian-kejadian itu di wordpad atau word trus di masukin ke Blog ini. Yaaaaah, agak mirip cerpen-cerpen gitu lah. Dan lagu-lagu Maliq & d'Essentials adalah lagu yang paling sering bikin gue punya ide untuk menggubahnya jadi cerpen :D Two thumbs up buat personel nya, bisa keren banget bikin lagu-lagunya. Kapan yaa bisa bikin lagu sebagus mereka? Hahaha, mengkhayal gue :p
Jadi, postingan setelah ini akan berbentuk cerpen yang di ilhami dari 3 lagu Maliq & d'Essentials; Itu Adanya, Terlalu, dan Beri Cinta Waktu. Satu cerita yang di bikin jadi tiga plot, sesuai dengan tema lagu-lagu itu. Temanya yaa gak jauh-jauh dari soal cinta, di mulai dari jatuh cinta, di 'gantung', dan akhirnya memberi cinta itu waktu :) Well guys, enjoy my next story.
No comments:
Post a Comment